
Balikpapan, 07 November 2025 — Dalam upaya membentuk generasi muda yang sadar hukum dan berintegritas, Universitas Mulia Balikpapan melalui Fakultas Hukum menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Budaya Taat Hukum di Kalangan Pelajar”. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan siswa dan siswi dari SMK Airlangga Balikpapan yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung di Aula Kampus Utama Universitas Mulia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dan kampanye literasi hukum yang digagas oleh civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Mulia. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar hukum, pentingnya kepatuhan terhadap aturan, serta dampak positif dari budaya taat hukum dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum, Ibu Budiarsih S.H., M.Hum., Ph.D yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan. “Pelajar bukan hanya generasi penerus bangsa, tetapi juga penjaga moral dan hukum di masa depan. Budaya taat hukum harus ditanamkan sejak dini agar tercipta masyarakat yang tertib, adil, dan beradab,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh dosen hukum pidana dan hukum tata negara, yang membahas berbagai topik menarik seperti:
- Pengertian hukum dan fungsinya dalam masyarakat
- Bentuk pelanggaran hukum yang sering terjadi di kalangan pelajar
- Konsekuensi hukum atas tindakan bullying, tawuran, dan penyalahgunaan media sosial
- Peran pelajar dalam menjaga ketertiban dan mencegah pelanggaran hukum di lingkungan sekolah

Sesi interaktif menjadi sorotan utama, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pendapat mereka terkait kasus-kasus hukum yang relevan dengan kehidupan remaja. Salah satu peserta, Rina (kelas XI Akuntansi), mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka wawasannya tentang pentingnya memahami hukum sejak usia sekolah. “Saya jadi tahu bahwa hal-hal kecil seperti menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian di media sosial bisa berdampak hukum. Ini sangat penting untuk kami pelajari,” tuturnya.

Selain materi edukatif, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi sidang sederhana yang melibatkan siswa sebagai jaksa, hakim, dan terdakwa. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran nyata tentang proses hukum dan pentingnya keadilan dalam penyelesaian konflik.

Kepala Sekolah SMK Airlangga Balikpapan, Ibu Hj. Nurhayati, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasinya terhadap Universitas Mulia atas inisiatif kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan agar siswa kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang tinggi,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta


untuk menjadi pelajar yang taat hukum, menjunjung tinggi etika, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Universitas Mulia kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah menengah dalam menciptakan generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, dan siap menjadi pelopor perubahan sosial yang positif.
